Pray For Mapala Unand

Kronologi

Forumhijau.com-Enam orang anggota Mapala Unand, Sabtu (28/09) Pukul 18.00 WIB terseret air bah di sungai Padang Janiah, Batu Busuk, Padang. Enam orang ini merupakan bagian dari 8 orang anggota Mapala Unand yang sedang melakukan kegiatan survey jalur pendidikan dasar di daerah tersebut, dua lainnya selamat dari terjangan air bah karena masih berada di tepi sungai saat air datang.

Menurut Ivo, salah seorang yg selamat, peristiwa itu terjadi saat mereka menyeberangi sungai Padang Janiah, usai melakukan survey. Saat menyeberang, air bah datang tiba tiba, enam orang yang berada sekitar 1 meter dari tepi sungai, tersapu ketika hendak menyeberang. “Padahal kami sudah menunggu disisi sungai lebih dari satu jam untuk beristirahat sebelum menyeberang, saat air dilihat bisa diseberangi, maka kami memutuskan untuk menyeberang, naas, baru satu meter menyeberang, air bah datang dan membawa 6 orang anggota Mapala Unand.” jelas Ivo.

Nama Korban :
1. Aidil Akbar Walsya MU 237 Bnr. Akuntansi 2011
2. Risky Tega MU 239 Bnr. Ekonomi D-III 2010
3. Deni Linardo MU 249 Bnr. Pertanian 2010
4. Veglan Rizki ATR 228 MU Ekonomi 2012
5. Elin Florita ATR 233 MU Teknologi Pertanian 2012
6. Artika Caspella ATR 275 MU Psikologi 2011

Kegiatan survey di daerah batu busuk, merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh anggota Mapala Unand, kerena setiap bulan September, Mapala Unand melakukan kegiatan pendidikan dasar yang berlokasi di daerah itu. Tahun ini merupakan pelaksanaan Pendidikan Dasar Mapala Unand yang ke 24. Mereka yang melakukan survey adalah para Anggota yang telah memiliki kemampuan berkegiatan di alam bebas dan telah mengikuti Pendidikan Dasar ini sejak beberapa tahun yang lalu. Survey yg dilakukan sekarang sebenarnya bertujuan utk mencari jalur alternatif, jika sungai Padang Janiah meluap, maklum, sejak dua tahun belakangan, daerah Patamuan kerap dilanda air bah. Penebangan liar yang terus terjadi di kawasan hulu sungai menyebabkan bencana datang tak terduga. Peristiwa terakhir terjadi tahun lalu dimana satu kampung hancur terkena terjangan air bah.

“Karena jalurnya belum tuntas, maka kegiatan pendidikan dasar diundur pelaksanaannya ke bulan November.” ungkap ketua Mapala Unand. Untuk itu, para Anggota ini ditugaskan untuk melakukan survey dan juga membuat jalur baru jika dirasakan jalur yang ada sudah tidak layak lagi. Jarak dari Kantor Mapala Unand ke lokasi survey sebenarnya bisa ditempuh hanya dengan perjalanan 1 jam. Karenanya anggota tim berangkat pagi hari dari Kantor Mapala Unand dan sekitar pukul 16.00 WIB survey telah selesai dilaksanakan dengan lancar.

Setelah beristirahat, Tim segera bergerak kembali ke Kantor Mapala Unand. Malang tak dapat ditolak, saat akan menyeberangi Sungai Batang Janiah yang hanya memiliki kedalaman selutut orang dewasa, mendadak air bah dari hulu datang tanpa peringatan apa-apa. Enam orang anggota tim yang sudah terlanjur berada di Sungai tidak sempat lagi menyelamatkan diri sementara dua orang lagi masih berada di tepian Sungai selamat.

Evakuasi

Jenazah Artika Caspella dan Elin Florita ditemukan 3 jam sesudah kejadian sementara Jenazah Risky Tega, Deni Linardo dan Veglan Rizki baru ditemukan pagi hari (29/09) ini. Saudara kami Aidil A. Walsya ditemukan pada hari ke-10 tepatnya 7 Oktober 2013, sekitar 100 m dari jembatan Siteba, Nanggalo Kota Padang sekitar pukul 12.10 WIB.

Selamat jalan saudara dan saudari kami, engkau telah memenuhi janjimu kepada Allah SWT. Kalian adalah Pahlawan bagi kami-kami yang ditinggalkan, air mata ini tidaklah cukup untuk melepasmu. Kalian semua adalah Syuhada, Insya Allah surga Allah SWT telah menunggumu…