Plastik Tingkatkan Risiko Hipertensi pada Anak

Forumhijau.com – Phthalates, bahan kimia yang terdapat dalam plastik dan makanan berpengawet meningkatkan risiko hipertensi pada anak dan remaja. Hal ini terungkap dari hasil penelitian terbaru New York University School of Medicine yang dirilis Rabu (22/5).

Phthalates adalah bahan kimia yang tidak berwarna dan berbau. Bahan kimia ini ditemukan pada hampir semua jenis plastik yang kita pakai sehari-hari, mulai dari gelas plastik, tali plastik, bola plastik, pipa plastik dsb.

Phthalates sebelumnya dianggap sebagai bahan kimia yang aman. Namun efek dari bahan ini terus diteliti karena semakin banyak penelitian yang mengaitkan bahaya pencemaran phthalates ini (yang berasal dari pemakaian kotak atau bungkus makanan) dengan kelainan metabolisme dan hormonal terutama pada anak-anak dan remaja.

Hasil penelitian sebelumnya dari Centers for Disease Control and Prevention menunjukkan, bahan kimia ini juga ditemukan dalam tubuh sebagian besar penduduk Amerika.

Tim peneliti dari NYU Langone Medical Center menemukan bukti lain bahwa phthalates tipe tertentu juga memicu gangguan kesehatan jantung, terutama pada anak-anak.

“Penelitian kami menemukan, selain faktor kegemukan, ada faktor lain yang memicu peningkatan tekanan darah ini,” ujar Leonardo Trasande, ilmuwan dari NYU Langone Medical Center yang memimpin penelitian ini.

Paparan DEHP (di-2-ethyhexylphthalate), salah satu jenis phthalate yang banyak dipakai di industri makanan, ternyata bisa meningkatkan tekanan darah sistolik, tekanan darah yang diukur saat jantung berkontraksi.

Dr. Trasande menyatakan, DEHP dapat mengganggu fungsi sel kardiak (sel yang berhubungan dengan jantung) dan meningkatkan tekanan yang mengganggu kesehatan sistem pembuluh darah.

Menurut Trasande, diperlukan perubahan kebijakan guna mencegah penggunaan DEHP ini dalam plastik sehingga bisa mengurangi paparan bahan kimia ini pada anak-anak. Upaya ini juga harus dikombinasikan dengan perubahan pola makan yang sehat (dengan menghindari makanan berpengawet) dan perubahan perilaku masyarakat (menjadi lebih aktif) guna melindungi kesehatan kardiovaskular.

©[FHI/Hijauku]

Follow us: @forum_hijau