Jelang Piala Adipura, Kota Reog Bersolek

Forum Hijau Ponorogo – Hampir 200 spanduk dan baleho berukuran 1 x 1 meter hingga 1 x 4 meter diamankan petugas Satpol PP Pemkab Ponorogo dari sejumlah jalan protokol dan yang ditempel di sejumlah pohon perindang jalanan.

Penertiban spanduk dari berbagai iklan perusahan motor dan pelayanan itu, tetap diamankan dan disita Satpol PP Pemkab Ponorogo, lantaran pemasangannya menyalahi aturan.

“Spanduk dari berbagai motor (dealer) dan lainnya ada ratusan jumlahnya yang kami turunkan dan dibawa ke gudang Satpol PP. Meski mereka memiliki ijin pemasangan, jika cara pemasangannya menyalahi aturan tetap kami sita,” terang Kasi Operasional, Ketertiban dan Kemanan Satpol PP Pemkab Ponorogo kepada FHP, pagi ini

Menurutnya, pemasangan reklame harus disesuaikan dengan aturan pemasangan. Selain tidak menggangu cara pandang pengendara dan pengguna motor dan mobil dijalanan, juga dilarang ditempelkan langsung ke sejumlah pohon perindang yang ada di kanan dan kiri jalan protokol yang menjadi jalur penilaian adipura kencana pantau II di Ponorogo.

“Pokoknya, semua pemasangan reklame dan spanduk yang menyalahi aturan selama di pasang di jalur protokol Kecamatan Kota Ponorogo, Kecamatan Babadan dan Kecamatan Siman, akan kami sita dan amankan,” tandasnya.

Sebelumnya, sebuah mainan anak-anak jenis odong-odong yang dilengkapi dengan helikopter di dua ujungnya diamankan petugas Satpol PP Pemkab Ponorogo, Rabu (13/3/2013).

Pasalnya, odong-odong itu ditinggal pemiliknya di seputar alun-alun Ponorogo.

Padahal, sebanyak 258 para pemilik hiburan, mainan anak-anak, serta pedagang kaki lima (PKL) yang biasa mangkal di alun-alun diminta membersihkan peralatan usahanya usai beroperasi sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB.

Tidak hanya spanduk, reklame dan odong-odong, Satpol PP juga mengamanakan 2 gerobak milik PKL yang sengaja ditinggal di trotoar jalur protokol di Kota Ponorogo.

©[Forum Hijau Ponorogo]

Follow us: @forum_hijau