ALUR PENDAKIAN GUNUNG SEMERU TERTIMBUN LONGSOR DAN POHON TUMBANG

Forumhijau.com – Jalur pendakian Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl tertimbun longsor akibat cuaca buruk selama beberapa pekan terakhir. Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Ayu Dewi Utari, Selasa (26/3) kemarin, mengatakan longsor terjadi di sepanjang jalur Ranu Kumbolo hingga Pos Kalimati.

Adapun rute jalur pendakian Semeru adalah Ranu Pani – Watu Rejeng – Ranu Kumbolo – Oro-oro Ombo – Cemoro Kandang – Jambangan – Sumbermani – Kalimati – Arcopodo – Cemara Tunggal – puncak Gunung Semeru (Mahameru).

Selain tertimbun longsoran, puluhan pohon juga tumbang di sepanjang jalur pendakian akibat hujan deras dan badai yang mengguyur gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.

“Petugas mencatat sedikitnya 60 pohon tumbang, sehingga jalur pendakian belum bisa dibuka untuk umum akhir Maret mendatang.

Menurutnya, sebanyak 20 petugas TNBTS dengan bantuan masyarakat setempat (porter) terus membersihkan jalur pendakian Gunung Semeru yang tertimbun longsor dan pohon tumbang. “Informasi yang kami dapat dari petugas, badai dan cuaca buruk masih terjadi hingga kini di gunung yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl itu, sehingga TNBTS masih belum bisa memastikan kapan akan dibuka jalur pendakian Semeru,” paparnya.
www.forumhijau.com

Selama musim hujan, jalur pendakian Gunung Semeru rawan terjadi tanah longsor, badai, pohon tumbang, kabut tebal, dan angin kencang yang dapat membahayakan para pendaki.

“Petugas akan melakukan survei terlebih dahulu, sebelum jalur pendakian Gunung Semeru dibuka untuk umum pada 25 April mendatang. Mudah-mudahan cuaca segera membaik,” jelas Ayu.

©[TNBTS – FHI/Analisa]

Follow us: @forum_hijau